Demi Harta yang Tak Seberapa, Pria Ini Rela Tumbalkan Nyawa Pasangan dan Anak, Dorong Istri yang Tengah Hamil ke Jurang

Sudah menjadi tugas dan kewajiban sang suami untuk melindungi, memberikan nafkah, dan memberikan kasih sayang maksimal terhadap istrinya. Akan tetapi masalah memang tidak bisa terhindarkan, dan setiap pasangan harus bisa bersikap sabar dalam menghadapi.



Kejadian yang paling sering yakni terkait masalah perekonomian, dimana terkadang beberapa orang bahkan malah tega melakukan apapun demi mendapatkan harta. Tidak perduli itu masalah kesalamatan orang lain bahkan keluarganya sendiri.

Bukannya menjaga istrinya yang tengah hamil, pria ini justru mencelakainya.

Ia tega mendorong istrinya dari jurang.

Awalnya ia mengajak sang istri ke pinggir jurang dan menciumnya tapi semenit kemudian ia justru mendorongnya ke jurang.

Anh Du, nama suami kejam ini, mengira istrinya, Vuong, sudah tewas saat ia mendorong di Taman Nasional Pha Taem, Thailand.

Pembunuhan yang direncanakan Du terhadap istrinya, yang saat kejadian, hamil 3 bulan, semata-mata demi uang asuransi yang dibeli Du untuk istrinya.

Pada awal pekan ini, Du, yang tinggal di Provinsi Jiangsu, China, dijatuhi hukuman seumur hidup, seperti dikutip eva,vn, Jumat (18/9/2020).

Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Juni 2019 saat pasangan ini berlibur di Thailand.

Berikut kronologis lengkapnya.

Pada Juni 2019, Du mengajak istrinya, Vuong, melakukan perjalanan di Taman Nasional Pha Taem, Thailand untuk mendaki gunung.

Du telah menyuruh istrinya untuk tidak membawa telepon seluler.

Dalam perjalanan, sang suami selalu dimanjakan dan perhatiannya saat mengajak istrinya melihat-lihat mural orang zaman dulu.

Pasangan itu, setelah menyelesaikan turnya, mengikuti jalan setapak ke tepi jurang.

Sang istri tidak tahu bahwa di sinilah peristiwa besar terjadi dalam hidupnya.

Berdiri di tepi jurang, Du memeluk istrinya dari belakang, membelai bayinya yang berusia 3 bulan di dalam rahim, dan mencium istrinya dengan mesra.

Kemudian, pria ini tanpa belas kasihan mendorong istrinya ke dalam jurang dan berteriak: "Mati kamu!".

Tidak segera meninggalkan tempat kejadian, Du masih berdiri di ambang mendengarkan keheningan di bawah selama sekitar 40 menit, memastikan bahwa istrinya telah meninggal.

Mengira misinya telah berhasil, Du meninggalkan lokasi pembunuhan kejinya.

Ia tidak menyangka bahwa istrinya, saat terjatuh dari tebing, terjerat di dahan pohon, sehingga menyelamatkan nyawanya.

Meski begitu, seluruh tubuh Vuong penuh luka parah.

Janinnya tidak bisa diselamatkan.

Bukannya ketakutan karena perbuatan jahatnya bisa terbongkar, Du membuat skenario lain atas gagalnya rencana membunuh istrinya sendiri.

Ia mengatakan istrinya terjatuh ke jurang atas kecerobohannya sendiri dan memaksa Vuong mengikuti cerita palsu itu.

Du mengancam Vuong saat menjenguknya di rumah sakit.

Ia mengancam akan membunuh ibu Vuong dan anak mereka bila menceritakan kejadian sebenarnya.

Du lalu mengajukan gugatan cerai, meminta pembagian properti dan terus menerus mengancam istrinya.

Tak tahan diteror terus menerus dan digugat cerai, Vuong akhirnya melaporkan kejadian percobaan pembunuhan terhadap dirinya.

Setelah lebih dari setahun mengalami peristiwa traumatis, Vuong berkata: "Saya masih percaya pada cinta, cinta sejati ada di dunia ini, saya belum pernah bertemu karena saya kurang beruntung, tapi itu tidak berarti orang lain bisa. tidak bertemu. "

Saat ini, kondisi kesehatan Vuong berangsur pulih.

Fungsi motorik tungkai atas telah membaik hingga 80%, namun tungkai bawahnya masih membutuhkan waktu perawatan dan untuk bergerak.

Ia masih membutuhkan kruk.

Akan halnya suaminya, Du, yang sudah dijatuhi hukuman seumur hidup oleh pengadilan, ia mengajukan banding atas putusan tersebut.

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang



0 Response to "Demi Harta yang Tak Seberapa, Pria Ini Rela Tumbalkan Nyawa Pasangan dan Anak, Dorong Istri yang Tengah Hamil ke Jurang "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel