Sekolah Libur Saat Pandemi, Pelajar Ini Rela Jualan Bakso Bantu Orang Tua

Mungkin sebagian besar anak remaja akan memanfaatkan waktu saat liburan pandemi virus corona dengan hanya bermain, belajar di rumah saja, atau mungkin malah main game.

Akan tetapi ada beberapa anak yang masih rela berjuang demi membantu perekonomian keluarga, dengan cara berjualan seperti ini contohnya.


Saat Pandemi COVID-19, aktivitas berkerumun dilarang demi mencegah rantai penularan. Salah satunya kegiatan belajar mengajar di sekolah yang diliburkan.
Secara otomatis siswa pun libur, dalam arti belajar di rumah melalui online. Lebih banyak waktu juga bagi seorang siswa berada di rumah. Untuk mengisi waktu luangnya, siswa di Ponorogo ini memilih bekerja jualan bakso.

"Belajarnya kan lewat online hanya sampai siang, selebihnya daripada kosong, saya memilih jualan bakso keliling," tutur Tegar Pandu Buana kepada detikcom, Jumat (3/7/2020).

Siswa SMK PGRI 2 ini mengaku tidak malu berjualan. Sebab, niatnya berjualan untuk membantu keuangan keluarga, pun juga mengisi waktu luangnya di tengah pandemi.

"Adik saya tahun ini juga masuk tahun pendaftaran baru, jadi uang yang saya dapat buat bantu-bantu ibu bayar uang sekolah," jelas Tegar.

Anak laki-laki berusia 16 tahun ini menjelaskan hanya berjualan di sekitar Kecamatan Jenangan. Pasalnya, bakso jualannya berasal dari wilayah Jenangan.

"Awalnya kan ibu saya kerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di majikannya yang juga pemilik bakso konro di Jenangan, karena saya libur sekolahnya. Saya ikut ibu, pas bilang ke pemiliknya dibolehin. Ya lumayan hasilnya," ujar Tegar.

 Untuk satu mangkok bakso dihargai Rp 5 ribu dengan isian mie, bakso kecil 5, bakso besar 1, tahu 1, keripik pangsit 1. Dalam satu hari, Tegar biasa menjual 100 porsi mangkok bakso.

"Tapi saya batasi waktu jualan, berangkat pukul 15.00 WIB kembali ke rumah pemilik pukul 22.00 WIB," terang Tegar.

Menurutnya, dari hasil penjualan per hari dia mendapat bagian 20 persen. Jika 100 mangkok terjual, Tegar bisa mengantongi Rp 100 ribu.

Masih kata Tegar, pembelinya dari berbagai kalangan. Untuk akhir-akhir ini kebanyakan adalah petani tebu. Pasalnya tanaman tebu sedang panen.

"Ya mereka sih andok (makan di tempat), saya juga bawa mangkok. Cuma gantian sih. Kan petaninya ada 20 nah mangkok yang saya bawa cuma 10," imbuh Tegar.

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang

Sumber : Berbagai Sumber Media Online

0 Response to "Sekolah Libur Saat Pandemi, Pelajar Ini Rela Jualan Bakso Bantu Orang Tua"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel