Meski Sering Diledek karena Fisik, Pak Limin Tetap Semangat Berjualan Telur Demi Bertahan Hidup

Hidup kadang nggak sejalan dengan apa yang kita inginkan.

Terlahir dengan penuh keterbatasan dan fisik yang kurang sempurna tak membuat seorang pria bernama Pak Limin menyerah dalam hidup.


Pria berusia 45 tahun ini tetap semangat mengais pundi-pundi rupiah dengan berjualan telur asin setiap harinya. Kisah perjuangan Pak Limin ini dibagikan oleh akun Instagram @partners_in_goodness.


View this post on Instagram

Menjadi orang yang terlahir dengan tubuh yang tak sempurna bukanlah kehendak dari siapapun, namun tak berkecil hati dan tetap berjuang untuk hidup adalah suatu kemuliaan. Adalah Pak Limin (45) beliau terlahir dengan keadaan fisik yang tak sempurna, namun tak pernah menyerah akan keadaan, beliau tetap berusaha mencari nafkah demi anak yang beliau cintai dan demi dirinya sendiri. Pak Limin atau biasa dipanggil Limin Buntung, awalnya berprofesi sebagai seniman topeng namun corona datang dan beliau pun mematuhi aturan untuk tidak mengadakan hiburan dan kerumunan massa. Tak ada pemasukan yang beliau dapat sehingga untuk membayar kontrakan pun beliau tak mampu. Kini beliau tinggal bersama sang kakak yang merupakan janda juga di alamat Kampung Tengkurak Banteng Rt02 Rw05 Desa Karang Jaya Kecamatan Pebayuran Kebupaten Bekasi. Kini Pak Limin menjual telur asin yang beliau ambil dari agen dengan upah 500 rupiah per butirnya, meski Pak Limin kesulitan berjalan namun tetap beliau jalani karena tak terlintas di hati nya untuk meminta minta dan merepotkan orang lain. Pak Limin pun tak pernah mengambil hati atas ucapan orang yang ditujukan padanya, meski banyak ucapan orang yang terdengar menyakitkan, bahkan ledekan itupun terdengar saat kami menyambangi beliau, hanya senyuman yang beliau bagikan. Mereka mengatakan ledekan dengan tawa namun hati yang mendengar pun akan luka meski dibalut senyuman namun bagi Pak Limin selama ia tak merepotkan orang maka beliau sudah bersyukur. Marilah teman teman PING kita bantu Pak Limin sekedar meringankan bebannya. . Salurkan donasi terbaikmu melalui . Bank Mandiri Syariah (BSM) : 7770800808 Kode bank : 451 A/N : PARTNER IN GOODNESS (PING) Whatsapp : 085694390941 . . . #bantupaklimin #kisahinspiratif #pabuaran #bekasi #jawabarat #partnersingoodness #partners_in_goodness #PING #ping . @partners_in_goodness
A post shared by 🇮🇩 PING (@partners_in_goodness) on


Melansir dari akun Instagram itu, awalnya Pak Limin setiap harinya bekerja sebagai seniman topeng.

Tapi semenjak ada pandemi corona, ia tak bisa lagi mengadakan hiburan yang menimbulkan kerumunan dan memilih mematuhi aturan dari pemerintah.

Karena tak ada pemasukan, Pak Limin pun sampai nggak bisa membayar biaya sewa kontrakkan.

Saat ini, ia tingal bersama sang kakak di Kampung Tengkurak Banteng RT 02/RW 05, Desa Karang Jaya, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Bekasi.

Mendapat Upah Rp 500 per Butir


Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Pak Limin berjualan telur asin yang ia jajakan di jalanan.

Setiap harinya, ia mengambil telur-telur asin ini dari seorang tetangga jauh dengan upah Rp. 500 per butirnya.

Karena keadaanya, Pak Limin biasanya hanya membawa sedikit telur asin yang ia jajakan.

Setiap harinya, Pak Limin akan mulai berjualan dari jam 9 pagi sampai habis walau kadang malah sebaliknya.

Sering Diledek karena Fisik


Terlahir dengan keadaan fisik yang tak sempurna, Pak Limin juga pernah mendapat ledekan bahkan cacian dari banyak orang.

Tapi dengan sabar, ia tak pernah mengambil hati semua ucapan orang tentang dirinya meski menyakitkan.

Pak Limin mengaku selalu merasa bersyukur meski dalam keterbatasan karena ia nggak pernah merepotkan orang lain.

Sangat menyentuh ya kisah dari Pak Limin ini. Akun Instagram @partners_in_goodness ini juga membuka donasi lho untuk membantu Pak Limin. Sehat-sehat terus dan tetap semangat ya untuk Pak Limin.

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang

Sumber : Berbagai Sumber Media Online

0 Response to "Meski Sering Diledek karena Fisik, Pak Limin Tetap Semangat Berjualan Telur Demi Bertahan Hidup"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel