Fenomena Munculnya Kursus Poligami dengan Bayaran Selangit

Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan beredarnya poster workshop poligami dengan harga yang fantastis.
poster workshop bertema poligami ini bertajuk “Full Day Workshop: Mindset Sukses Poligami,” acara ini diagendakan digelar pada 5 Juli mendatang.
Acara ini sebagai kegiatan dari Robbanian Family, sebuah komunitas yang mengusung tagline “Spiritual Improvement To Get Happiness.”
Harga yang ditawarkan untuk menjadi peserta juga tak tanggung, yakni Rp 3.799.0000 bagi 10 pendaftar pertama.
Informasi selengkapnya dapat dibaca DI SINI

Acara Bertajuk Poligami Lainnya yang Hebohkan Media Sosial
Fenomena seminar atau workshop mengenai isu poligami ini bukanlah yang pertama terjadi.
Pada 2017 lalu beredar undangan seminar bertajuk “Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri” di aplikasi pesan singkat. Undangan itu dikonfirmasi kebenarannya, diselenggarakan oleh Dauroh Poligami Indonesia.
Dauroh Poligami Indonesia (DPI) memang dirancang khusus untuk individu yang ingin berpoligami dengan cara yang dibenarkan oleh syariat Islam.
Acara serupa juga terjadi di pertengahan 2019 lalu. Pengumuman kelas poligami ramai diperbincangkan di media sosial, kelas poligami ini bertajuk “Forum Poligami Indonesia.com” dan tagline “Memperbaiki dan Mengupayakan.”
Kelas poligami tersebut diselenggarakan di beberapa kota di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Pekanbaru, Lampung, dan Makassar.
Pembicara yang Hadir Kerap Jadi Sorotan

Seminar tersebut turut mengundang beberapa orang yang disebut sebagai praktisi poligami, rata-rata pembicara yang hadir telah memiliki istri lebih dari satu.
Dan sudah menjalani pernikahan lebih dari satu tahun, sebagian dari pembicara tersebut berprofesi sebagai pengusaha hingga konsultan.

Tak jarang seminar atau workshop mengenai poligami juga turut mengundang seorang ustaz atau tokoh agama.

Dibanderol Harga Fantastis, Tawarkan Berbagai Fasilitas

Peserta yang hadir tidak dibatasi, namun sebagian acara itu sering dihadiri oleh kaum laki-laki.

Kegiatan ini umumnya digelar tanpa massa yang banyak, dan mereka diharuskan untuk mendaftar terlebih dahulu dengan membayarkan biaya cukup tinggi agar dapat menjadi peserta.

Dari sejumlah pengumuman yang beredar mengenai acara bertajuk poligami, kisaran harga yang ditawarkan sekitar Rp 2.9 juta hingga Rp 5 juta.
Dengan biaya pendaftaran yang cukup tinggi tersebut, panitia juga menyiapkan sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati.

Adapun beberapa fasilitas yang tersedia adalah makan siang, coffee break sebanyak dua kali, tempat penginapan, hand book untuk pegangan peserta, serta sertifikat yang dapat diperoleh ketika menyelesaikan kelas poligami. 

Salah satu acara bertajuk poligami itu juga memberikan kaus bertuliskan #2019tambahistri sebagai souvenir untuk seluruh peserta yang hadir.

Harga pendaftaran yang cukup besar itu disebut panitia acara sebagai biaya “investasi” agar bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Informasi yang diumumkan tidak dijelaskan secara rinci, calon peserta harus mendaftar dan mentransfer uang terlebih dahulu untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Materi yang diberikan seputar hukum poligami dalam Islam, apa yang harus disiapkan ketika ingin poligami,

Acara seminar atau workshop tentang poligami juga kerap menyediakan beberapa hand book untuk pegangan peserta selama kegiatan itu berlangsung.

Hal yang Kerap Luput dari Kasus Poligami

Pera Sopariyanti, Direktur Rahima, sebuah yayasan yang berfokus mengkaji Islam dengan perspektif gender, mengatakan adanya sisi buruk dari poligami.

Selain istri, poligami ini berdampak pada psikologi anak. Poligami yang terjadi melalui praktek kawin siri-karena tidak memenuhi syarat UU Perkawinan-juga menyulitkan anak. 

Pasalnya ia tidak diakui negara, “Anak akan sulit mendapatkan akta lahir. Jika pun mendapatkan akta lahir akan ditulis nama ibunya saja, atau perkawinan yang belum dicatatkan,” ujar Pera. Pemapaan selengkapnya dapat dibaca DI SINI

Hal tersebut tidak menutup kemungkinan nantinya sang anak akan memperoleh stigma sosial dari masyarakat.

0 Response to "Fenomena Munculnya Kursus Poligami dengan Bayaran Selangit"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel